Jumat, 09 November 2012

Kepemimpinan Wirausaha


KEPEMIMPINAN WIRAUSAHA (LEADPRENEURSHIP)
Oleh: Prof. Dr. H. A. Yunus, M.Si
Latar Belakang
  • Berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan halal dan baik merupakan bagian dari ibadah.
  • Anugrah kekayaan alam yang melimpah tidak akan bermanfaat tanpa semangat entrepreneurship.
  • Suatu negara akan mampu membangun apabila memiliki wirausahawan sekurang-kurangnya 2% dari jumlah penduduknya.
  • Pandangan yang menyatakan entrepreneurship adalah bakat bawaan, keliru.   Karena entrepreneurship bisa diajarkan melalui pendidikan  dan pelatihan.
  • Praktek entrepreneurship memerlukan kepemimpinan yang kuat, terutama disiplin, tanggungjawab, keteladanan, responsip,  dan siap menerima kritik.
  • Leadpreneurship memiliki tiga karakter ; visioner, fleksibel, dan mendorong munculnya teamwork.
  • Leadpreneurship, akan mampu membangun iklim entrepreneurship dalam organisasi. Dampaknya seluruh jajaran manajemen dari level  paling atas sampai bawah (top, middle, and low management)    akan memiliki komitmen yang sama.

Dengan demikian, dunia kewirausahaan (entrepreneurship) memerlukan kepemimpinan   berjiwa entrepreneur yang kuat dan baik.

Posisi leadership dalam teori organisasi
KEBENARAN ILMU DALAM PARADIGMA AGAMA, FILSAFAT DAN ILMU PENGETAHUN
             Kebenaran Agama         -              Mutlak
             Kebenaran Filsafat         -              Nisbi tapi universal
             Kebenaran Ilmu             -              Nisbi, terikat  tempat dan waktu
             Kebenaran Pengetahuan -              Nisbi, terikat  tempat dan waktu
             Kebenaran Panca Indera-              Nisbi, terikat  tempat dan waktu
             Kebenaran Intuisi           -              Nisbi, terikat  tempat dan waktu

PERBEDAAN OTAK BAGIAN KIRI DAN KANAN
10 – 2 = 8                                             10-2=8+(2x1x7x100)=1408                    
A-B=C<A                                              A-B = C>A
Berbagi = investasi yang tidak pernah rugi
- 80 % Keberhasilan hidup adalah memaksimalkan otak kanan - Pendidikan sangat memanjakan otak kiri.

KEPEMIMPINAN WIRAUSAHA
1.       Pentingnya Kepemimpinan
a.         Wirausaha yang sukses terletak pada dinamika dan efektifitas kepemimpinan. Wirausahawan yang baik adalah seorang pemimpin bisnis yang dapat menguasai dan mengembangkan diri sendiri juga mengarahkan dan mengembangkan para karyawan untuk mencapai tujuan.
b.        Banyak teori dari Terry, Harold Koontz dan lain-lain yang intinya menyatakan pemimpin menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan.
c.         Ada tiga variabel utama dalam kepemimpinan:
1)      Kepemimpinan melibatkan orang lain.
2)      Kepemimpinan menyangkut distribusi kekuasaan.
3)      Kepemimpinan menyangkut penanaman pengaruh.             
2.       Teori Munculnya Pemimpin
Ada tiga teori :
  • Teori Genetik Pemimpin tidak dibentuk, ada bakat sejak lahir.
  • Teori Sosial Pemimpin dapat disiapkan, dididik dan dibentuk.
  • Teori Ekologi/Sintesa/Konvergensi Seorang pemimpin akan sukses bila punya bakat dan diberi pendidikan yang cukup.

3.       Sifat-sifat Pemimpin Ordway Tead, mengemukakan 10 sifat pemimpin :
a.      Memiliki keuletan jasmani dan rohani.
b.      Kesadaran akan arah dan tujuan
c.       Optimisme
d.      Keramahan dan kecintaan
e.      Integritas
f.       Penguasaan teknis
g.      Ketegasan dalam mengambil keputusan
h.      Kecerdasan
i.        Keterampilan mendidik
j.        Kepercayaan bawahan
 
4.       Tipe Kepemimpinan
  •  Tipe Kharismatik. Kekuatan energi, daya tarik yang luar biasa yang akan diikuti para pengikut. Tipe inimempunyai keistimewaan tertentu.
  • Tipe Paternalistik dan Maternalistik. Tipe ini bersikap melindungi bawahan, bertindak sebagai bapak atau ibu. Tipe ini kurang memberikan kesempatan kepada bawahan berinisiatif dan mengambil keputusan.
  • Tipe Militeristik. Sistem perintah, sistem komando, sifatnya keras, sangat otoriter, menghendaki patuh sepenuhnya.
  • Tipe Otokrasi. Tipe ini berdasarkan kepada kekuasaan dan paksaan. Pemimpin selalu berperan sebagai pemain tunggal.
  • Tipe Laissez Faire. Tipe semau gue, bawahan berbuat semaunya, tanggung jawab diserahkan bawahan, pimpinan tidak berwibawa.
  • Tipe populis. Mampu menjadi pemimpin rakyat, berpegang pada nilai-nilai masyarakat tradisional.
  • Tipe Administratif. Mampu menyelenggarakan tugas-tugas administrasi secara efektif, muncul perkembangan teknis dan manajemen modern.
  • Tipe Demokratis. Berorientasi kepada kemanusiaan, memberikan bimbingan kepada pengikut. Tipe ini menekankan pada rasa tanggung jawab dan kerjasama. Kekuatannya pada partisipasi aktif dari karyawan.
 5.       Kemampuan Kepemimpinan ( Leadership Skills)
Teori Keith Davis :
Technical skills : kemampuan melaksanakan suatu pekerjaan. Mampu melaksanakan pengawasan.
Human skills : kemampuan bekerjasama dan membangun tim kerja.
Conceptual skills : keterampilan konsep, mengungkapkan pikirannya dalam model kerja dan konsep lain dalam memudahkan pekerjaan.
Teori lain tentang kemampuan kepemimpinan entrepreneurship:
Technical skills : menulis, komunikasi lisan, menguasai lingkungan internal dan eksternal, business management, teknologi, personal approach, listening, mampu menyusun program kerja, networking, membimbing dan membangun tim.
Business management skills : merencanakan global maupun detil, membuat keputusan, human relation, marketing, finance, accounting, controlling, negotiation, dan managing growth.
Personal entrepreneurial skills : disiplin, mengambil resiko, kreatif inovatif, teladan dalam pekerjaan, dan visionary leader.

6.       Ciri-ciri Umum Pimpinan Wirausaha
a.         Memiliki motif berprestasi
b.        Perspektif ke depan
c.         Kreatif inovatif
d.        Komitmen terhadap pekerjaan
e.        Memiliki tanggung jawab
f.          Kemandirian
g.         Keberanian menghadapi resiko

7.       Perbedaan Leader dan Manager
Leader lebih luas dari manager. Leader mencakup semua tugas-tugas organisasi sedangkan manager lebih teknis kepada pencapaian tujuan.
8.       Menuju Wirausaha Sukses. Murphy and Peck, menggambarkan 8 anak tangga untuk mencapai sukses oleh seorang wirausaha:
a.       Mau bekerja keras (capacity for hardwork). Wirausaha harus bekerja keras apalagi pada saat dimulainya suatu usaha dengan tetap berserah diri kepada pencipta.
b.      Bekerjasama dengan orang lain ( getting things done with and through people). Perbanyak teman, hindari permusuhan, modalnya human relation dan personal approach yang baik.
c.       Penampilan yang baik ( Good appearance ). Bukan penambilan fisik tetapi penampilan perilaku, jujur dan disiplin. Pribadi yang baik akan disenangi orang lain.
d.      Percaya diri ( self confidence). Wirausahawan memiliki keyakinan diri bahwa ia bisa sukses, tidak ragu, niatlah bekerja dengan baik, dan tawakal kepada pencipta. Juga tekun, sabar dan membuat perhitungan-perhitungan alternatif.
e.      Pandai mengambil keputusan ( decision making ). Kumpulkan berbagai informasi, minta pendapat orang lain, ambil keputusan dan jangan ragu.
f.        Mau menambah ilmu pengetahuan ( college education ). Pendidikan, latihan dan banyak membaca.
g.       Ambisi untuk maju ( ambition drive ). Punya semangat tinggi untuk maju, gigih dalam menghadapi pekerjaan, tidak gampang menyerah.
h.      Kemampuan berkomunikasi ( communication ability ). Pandai berkomunikasi, pandai mengorganisasi buah pikiran, menggunakan tutur kata yang enak, mampu menarik perhatian orang lain.

WIRAUSAHA DALAM  SEJARAH  ISLAM
1.       Nabi Muhammad SAW sebagai  Pelopor Usaha di Jamannya
a.       Landasan Kepemimpinan
1)      QS An Nisaa 59.
2)      Hadits yang artinya “Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinan kamu (HR Bukhari dan Muslim)
b.      Fungsi Kepemimpinan
1)      Perintis
2)      Penyelaras
3)      Pemberdayaan
4)      Panutan
c.       Memiliki kecerdasan lengkap dan keteladanan yang baik.
d.      Membentuk Jiwa Wirausaha sejak kecil melalui kepemimpinan gembala.
1)      Menggembala memerlukan leadership dan kemampuan manajerial yang baik.
2)      Fungsi manajemen gembala:
a)      Mencari padang yang subur (fath-finding)
b)      Menggiring ternak ke padang subur (directing)
c)       Mengawasi agar tidak tersesat (controlling)
d)      Melindungi agar tidak dimangsa binatang buas atau pencuri (protecting)
e)      Merenungkan alam, manusia, dan Tuhan (reflecting)
e.      Awal memasuki dunia bisnis
1)      Pada usia 12 tahun ikut berdagang bersama
2)      Pamannya, semacam kerja magang (internship).
3)      Menjelang remaja memilih dagang sebagai karirnya.
4)      Merintis usaha kecil-kecilan didukung Siti Khodijah.
5)      Dalam menjalankan bisnis memperkaya diri dengan. kejujuran, menepati janji, dan sifat lain yang mulia sehingga mendapat gelar Al-Amiin.
f.        Menjadi pebisnis muda yang sukses. Pada usia muda, menjadi pedagang terkenal tingkat regional.  Melakukan lima perjalanan dagang atas nama Siti Khadijah, memperoleh keuntungan yang sangat besar.
g.       Bisnis setelah menikah. Setelah menikah tetap berdagang, bahkan berstatus sebagai manajer dan owner. Karir sebagai entrepreneurship mendukung suksesnya da’wah.
  
2.       Sifat Dasar Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW
a.       Sidiq (Benar)
1)      Benar dalam ucapan
2)      Benar dalam perbuatan
3)      Berlaku adil.
b.      Amanah (Terpercaya)
1)      Jujur
2)      Dapat dipercaya
3)      Bertanggung jawab
4)      Al-Amin.


c.       Tabligh (Menyampaikan)
1)      Mampu berkomunikasi
2)      Melakukan pembagian tugas
3)      Menjelaskan tujuan.
d.      Fathonah (Cerdas)
1)      Kecerdasan Intelektual (IQ)
2)      Kecerdasan Emosi (EQ)
3)      Kecerdasan Spiritual (SQ)
3.       Kunci Sukses Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW.
a.       Holistik. Mengembangkan kepemimpinan dalam berbagai bidang kehidupan sehingga meresap ke berbagai aspek melalui celah-celah yang tanpa disadari oleh orang lain saat itu.
b.      Accepted. Diterima dan diakui oleh semua lapisan masyarakat, bahkan masih diterima sampai saat ini.
c.       Proven. Disertai dengan bukti yang dapat dijadikan parameter kesuksesan.

Referensi
Buchari Alma, Kewirausahaan ; Untuk Mahasiswa dan Umum, 2008, Bandung : Alphabeta
A. B. Susanto, Leadpreneurship : Pendekatan Strategic Management dalam Kewirausahaan , 2009, Jakarta: Esensi
Suryana, Kewirausahaan : Pedoman Praktis Kiat dan Proses Menuju Sukses, 2006, Jakarta: Salemba Empat
Muhammad Syafii Antonio, 2007. Teladan  dan Sukses dalam Hidup dan Bisnis Muhammad SAW; The Super Leader Super Manager, Jakarta: PLM .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar